11/29/2013

Cermin Cekung dan Cermin Cembung



Sifat-sifat :
1.     mengumpulkan sinar (konvergen)
2.     memiliki jari-jari kelengkungan (R) dan titik api/jarak fokus (f) yang bernilaipositif, karena letak R dan f terletak di depan cermin.
3.     Pembagian ruang pada cermin cekung :
a.     Ruang I : ruang antara cermin dengan F
b.    Ruang II : ruang antara F dengan R
c.     Ruang III : ruang diluar titik C
d.    Ruang IV : ruang di belakang cermin
4.     Untuk melukis bayangan pada cermin cekung digunakan tiga buah sinar istimewa (minimal 2 buah sinar istimewa).
a.     Sinar yang datang sejajar sumbu utama, akan dipantulkan melalui titik fokus cermin.
b.    Sinar yang datang melalui titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama.
c.     Sinar yang datang melalui titik pusat kelengkungan cermin, akan dipantulkan melalui titik pusat kelengkungan juga.

 Melukis bayangan pada cermin cekung 


1. Bila benda berjarak lebih besar dari R 

http://1.bp.blogspot.com/-Z6O7YGFYRYQ/TWfJKMUd0MI/AAAAAAAAAG0/gpVCN4Ywb5w/s320/pembentukan+bayangan+padacermin+cekung.jpg
Bayangan benda (Object) akan berada diantara C dan F, Nyata,terbalik dan lebih kecil.










2. Bila benda diletakkan di antara C dan F

http://1.bp.blogspot.com/-NySXJJbJUaE/TWfJREvySRI/AAAAAAAAAG8/m1H_gLCLC9E/s320/pembentukan+bayangan+padacermin+cekung+3.jpg



 Bayangan benda (Object) akan lebih besar dan terbalik.










1
3. Bila benda diletakkan di antara titik F dan cermin
http://4.bp.blogspot.com/-kHtUfjYFqGg/TWfJNyj2CVI/AAAAAAAAAG4/6VXqCrxImTs/s320/pembentukan+bayangan+padacermin+cekung+4.jpg

Bayangan benda (Object) terletak dibelakang cermin cekung (maya), lebih besar dan tidak terbalik (tegak)








 4. Bila benda tepat pada titik C (pusat kelengkungan)
http://2.bp.blogspot.com/-CH0cjkLrghw/TWfJUX2RPEI/AAAAAAAAAHA/HK8S6Rm3AAQ/s320/pembentukan+bayangan+padacermin+cekung+2.jpg

 Bayangan benda (object) sama besar dengan bendanya, tetapi terbalik. Pembentukan bayangan dengan keadaan seperti ini dapat dipergunakan sebagai alat untuk membalikkan bayangan suatu obyek pada alat optik.  Bayangan suatu lensa obyektif diatur sedeikian rupa agar tepat pada titik C, sehingga bayangan lensa tersebut sama besar dan terbalik.


5. Persamaan untuk cermin cembung dan cermin cekung.

Hubungan antara jarak benda, jarak bayangan, jarak fokus cermin dan jari-jari kelengkungan cermin lengkung adalah sebagai berikut :

http://1.bp.blogspot.com/-szWXX1V3fyo/TWfNJywjHuI/AAAAAAAAAHE/id8kc7SYR74/s1600/Rumus+cermin+cembung+dan+cekung.jpg
Keterangan :
f = jarak fokus (titik api) cermin (cm)
So = jarak benda dari cermin (cm)
Si = jarak bayangan dari cermin (cm)
R = jari-jari kelengkungan cermin (cm)
M = perbesaran bayangan (kali)
ho = tinggi benda (cm)
hi = tinggi bayangan (cm)

  Pedoman pembentukan bayangan dan sifat bayangan pada cermin cembung dan cekung.

Ruang benda
Ruang bayangan
Sifat bayangan
I
IV
Maya, tegak, diperbesar
II
III
Nyata, terbalik, diperbesar
III
II
Nyata, terbalik, diperkecil
Di C
di C
Nyata, terbalik sama besar


 Beberapa pedoman yang perlu diketahui :

1.     benda nyata jika terletak di depan cermin (So bernilai positif)
2.     benda maya jika terletak di belakang cermin (So bernilai negatif)
3.     bayangan nyata jika terletak di depan cermin (Si bernilai positif)
4.     bayangan maya terletak di belakang cermin (Si bernilai negatif)
5.     pada cermin cembung f dan R bernilai negatif
6.     pada cermin cekung f dan R bernilai positif.
7.     pada cermin cekung nomor ruang benda + nomor ruang bayangan = 5.
8.     jika nomor ruang benda > nomor ruang bayangan, maka bayangandiperkecil
9.     jika nomor ruang benda < nomor ruang bayangan, maka bayangandiperbesar
10.  jika benda terletak di ruang 1 atau 4, maka bayangannya pasti maya dan tegak
11.  jika benda terletak di ruang 2 atau 3, maka bayangannya pasti nyata dan terbalik


Bayangan yang terbentuk pada lensa cekung tergantung dari posisi benda :
1. Jika
 benda di ruang III ( s > 2f ), maka bayangan yang terbentuk :
http://4.bp.blogspot.com/_Gzy4g7Mgrsg/TS8IxOEcDeI/AAAAAAAAAB0/G88HmvP6Cf0/s320/CER+CEK+2.png
    Sifat bayangannya : 
   
 Nyata, terbalik, diperkecil. (di ruang II)
2. Jika
 benda di ruang II ( s > f ), maka bayangan yang terbentuk :
http://1.bp.blogspot.com/_Gzy4g7Mgrsg/TS8I9SFNV5I/AAAAAAAAAB4/pIMbUM0yuOI/s320/CER+CEK+1.png
    Sifat bayangannya :
   
 Nyata, terbalik, diperbesar. (di ruang III)
3. Jika
 benda di ruang I ( s < f ), maka bayangan yang terbentuk :

http://2.bp.blogspot.com/_Gzy4g7Mgrsg/TS8JKfAyIsI/AAAAAAAAAB8/HTn3G9Qzb84/s320/CER+CEK+6.png
    Sifat bayangannya :
   
 Maya, tegak, diperbesar. (di ruang IV)
4. Jika
 benda tepat di titik fokus ( s = f ), bayangan yang terbentuk :
http://1.bp.blogspot.com/_Gzy4g7Mgrsg/TS8JW59169I/AAAAAAAAACA/oVFTRWoZArA/s320/CER+CEK+5.png
    Sifat bayangannya :
   
 Jauh tak terhingga

5. Jika
 benda tepat di pusat kelengkungan ( s = C), bayangan yang terbentuk :
http://4.bp.blogspot.com/_Gzy4g7Mgrsg/TS8Jg14Kc9I/AAAAAAAAACE/o_ElKcpuDR4/s320/CER+CEK+4.png
    Sifat bayangannya :
   
 Nyata, terbalik, sama besar. (tepat dibawah benda)

6. Jika
 benda berada jauh tak terhingga, maka bayangan yang terbentuk :
http://4.bp.blogspot.com/_Gzy4g7Mgrsg/TS8JvkYWXWI/AAAAAAAAACI/bdU2R_3ZDYU/s320/CER+CEK+3.png
    Sifat bayangannya :
   
 bayangan tepat berada di titik fokus sehingga yang terlihat berupa titik fokus.
A family tree of early Muslim leaders belonging to the tribe of Quraysh 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar